Kamis, 19 April 2012

Asal Usul Nabi Adam (Manusia Pertama)



Sepanjang sejarah makhluk yang bernama manusia dimuka bumi dengan segala kisahnya, ternyata masih banyak menjadi misteri.
Sosok Adam sebagai manusia pertama dimuka bumi, menyimpan 1001 kisah.
Kisah ini mencoba menguak secuil misteri tentang penciptaan Nabi Adam, dan disajikan untuk anda sekalian.

Al kisah sebelum terciptanya Adam, Allah SWT memerintahkan malaikat Jibril untuk mengunjungi bumi dalam rangka mengambil tanah sebagai bahan menciptakan Adam.

Namun ketika dibumi, bumi menyatakan penolakan untuk diambil tanahnya sebab bumi khawatir kelak manusia akan melakukan perbuatan dosa dan maksiat kepada Allah SWT.
Setelah kejadian ini maka Jibrilpun kembali dan melapor pada Allah.

Allah memerintahkan malaikat Mikail untuk turun tangan dengan maksud yang sama.

Namun bumipun kembali menolak, dan Mikail melaporkan kegagalan ini pada Allah.

Menyikapi hal ini selanjutnya Allah memerintahkan Izra’il yang turun ke bumi,
Allah SWT berkata kepada Izra’il:

“ engkau, AKU tugaskan mengambil tanah, meskipun bumi bersumpah, janganlah engkau mundur. Kerjakan perintah-KU dan atas nama-KU”.

Izra’ilpun turun ke bumi dan berkata:
“ Hai bumi, ketahuilah kedatanganku kesini atas perintah Allah dan atas nama Allah, jika engkau membantah perintah Allah tentunya engkau akan menjadi mahluk yang durhaka pada Allah”.


Mendengar perkataan Izrai’il maka bumipun akhirnya pasrah, dan Izra’il akhirnya mengambil beberapa jenis tanah.
Selanjutnya Ia kembali kepada Allah.

Menyambut kedatangan Izra’il Allah berkata:
“Ya Izra’il, pertama engkau yang aku tugaskan mengambil tanah, kelak engkaulah yang akan mencabut nyawa manusia”.

Mendengar hal ini Izra’il menjadi bimbang
“ Jika demikian, maka hamba akan dibenci oleh anak cucu Adam karena pekerjaan ini”.

Allah Berkata ;
“ Tidak mereka tidak akan memusuhi engkau, AKU nanti yang mengaturnya.
Akan aku jadikan sebab-sebab untuk mendatangkan kematian mereka.
Bisa karena terbunuh, bisa karena terbakar, bisa juga karena menderita penyakit, dan sebagainya”.



Dan Menurut Ibnu Abbas ada beberapa spesifikasi tanah yang digunakan untuk membuat manusia (Adam) sebagai berikut:

• Kepala Adam dari tanah Baitul Muqadis : tempat otak dan akal manusia
• Telinga Adam dari tanah bukit Tursina: karenanya menjadi alat pendengar
• Dahi Adam dari tanah Iraq: karenanya tempat bersujud pada Allah
• Muka Adam dari tanah Aden: karenanya menjadi tempat berhias dan kecantikkan
• Gigi Adam dari tanah telaga Al Kautsar: tempat untuk manis-manis
• Tangan kanan Adam dari tanah Ka’bah: untuk mencari nafkah dan bekerja
• Tangan kiri Adam dari tanah Paris: untuk bersuci cebok (istinjak).
• Kemaluan Adam dari tanah Babylonia: tempat birahi dan tipu daya syaiton untuk membimbing manusia menuju dosa.
• Hati Adam dari tanah surga Firdaus: sebagai tempat iman, keyakinan, dan ilmu
• Lidah Adam dari tanah Tha’if: tempat untuk mengucap kalimat syahadat dan berdoa.

Bagaimanakah prosesnya :
1. Ketika Allah akan jadikan Adam, tanah itu dicampuri air tawar,air masin,air hanyir,angin,api.Kemudian Allah resapkan Nur kebenaran dalam diri Adam dengan berbagai macam "sifat".
2. Lalu tubuh Adam itu digenggam dengan genggaman "Jabarut" kemudian diletakkan didalam "Alam Malakut".
3. Sesungguhnya tanah yang akan dijadikan "tubuh Adam" adalah tanah pilihan.Maka sebelum dijadikan patung, tanah itu dicampurkan dengan rempah-rempah ,wangi-wangian dari sifat Nur Sifat Allah, dan dirasmi dengan air hujan "Barul Uluhiyah".
4. Kemudian tubuh itu dibenamkan didalam air "Kudral-Izzah-Nya" iaitu sifat "Jalan dan Jammal".Lalu diciptakan menjadi tubuh Adam yang sempurna.
5. Demikian pula roh, ketika itu diperintah masuk kedalam tubuh Adam, ia pula merasa malas dan enggan, malah ia berputar-putar, mengelilingi patung kepada Izrail.

Menurut riwayat ketika Adam masih berada di syurga, sangat baik sekali kulitnya.Tidak seperti warna kulit kita sekarang ini.Kerana Adam telah diturunkan ke dunia,terjadilah perubahan pada warna kulitnya. Sebagai peringatan : yang masih tertinggal warnanya hanyalah pada kuku manusia.

Hal ini kita biasa lihat meskipun orang kulitnya hitam, tetapi warna kukunya adalah sama, ialah putih kemerah-merahan. Dijadikan pada tubuh Adam ada sembilan rongga atau liang.Tujuh buah liang di kepala,dan dua buah liang dibawah badan letaknya.Tujuh buah letaknya di kepala : dua liang mata,dua liang telinga, dua liang hidung dan sebuah liang mulut.Yang dua macam di bawah : sebuah liang kemaluan dan liang dubur.

Dijadikan pula lima buah pancaindera :

1. Mata alat penglihatan
2. Hidung alat penciuman
3. Telinga alat pendengaran
4. Mulut alat perasa manis,masin dan sebagainya.
5. Anggota tubuh lainya seperti kulit, telapak tangan, untuk perasa halus, kasar dan sebagainya.

Setelah Roh masuk ke dalam tubuh Adam :

Lalu roh itu masuk perlahan-lahan sehingga ke kepalanya yang mengambil masa 200 tahun. Demikianlah Allah memberi kekuatan pada Izrail untul memasukkan roh ke dalam tubuh Adam.Dahulu Izrail ditugaskan mengambil tanah untuk Adam, dan kini dia pula ditugaskan untuk mencabut nyawa
umat manusia.

Setelah itu meresap ke kepala Adam, maka terjadilah otak dan tersusunlah urat-urat sarafnya dengan sempurna. Kemudian terjadilah matanya seketika itu matanya terus terbuka melihat dan melirik kekiri dan ke kanan. Dan juga melihat ke bawah di mana bahagian badannya masih merupakan tanah keras.Dilihatnya kiri dan kanan para malaikat yang sedang menyaksikan kejadian dia. Ketika itu Adam telah dapat mendengar para malaikat mengucapkan tasbih dengan suara merdu dan mengasyikkan.

Kemudian ketika roh sampai kehidungnya lalu ia bersin, serta mulutnya terbuka. Ketika itulah Allah ajarkan padanya mengucap Alhamdulillah. Itulah ucapan Adam pertama kalinya kehadrat Allah. Lalu Allah berkata: Yarkhamukallah" yang ertinya: "semoga engkau diberi rahmat Allah" Oleh kerana itu jika orang bersin menjadi ikutan sunat mengucap Alhamdulillah" dan orang yang mendengarnya sunat mengucapkan "Yarkhamukallah".

Kemudian ketika roh sampai pada dadanya, tiba-tiba saja ia mahu bangun. Padahal sebahagian badannya kebawah masih menjadi tanah keras. Di sini menunjukkan sifat manusia yang suka tergesa-gesa (tidak sabar).
Sebagaimana firman Allah SWT bermaksud :"Dan adalah manusia itu, suka tergesa-gesa".(Al-Israk:II)

Maka ketika roh itu sampai di bahagian perutnya, maka terjadilah susunan isi perut dengan sempurna. Maka seketika itu terasalah lapar. Kemudian terus roh itu meresap sampai ke seluruh tubuh Adam, tangan, kaki lalu terjadi darah daging dan tulang, urat-urat, berkulit dengan sempurna, yang mana kulit itu kian lama kian bagus dan halus. Begitulah proses kejadian-kejadian tubuh Adam.

Setelah kejadian Adam sempurna sebagai manusia baru, maka dialah merupakan jenis makhluk manusia yang pertama.Wajahnya cukup cantik, semuamalaikat berasa kagum lihat Adam yang begitu menawan. Kemudian Adam diarak oleh malaikat-malaikat selama 100 tahun diperkenalkan kepada seluruh penghuni langit pertama hinggalah yang ketujuh sebelum dibawa ke syurga tempat mula-mula Adam dijadikan

Diambil dari
Email

Wanita Sholeha Teladan Wanita Sepanjang Masa




dakwatuna.com - Dulu sering sekali mempertanyakan hal ini, jika seorang laki-laki mempunyai sosok Nabi Muhammad sebagai teladan utama, lalu bagaimana dengan kaum wanita? Siapa teladan terbaik bagi mereka? Karena menurut saya, tidak mungkin bagi seorang wanita, apalagi dalam Islam, untuk di ombang-ambing tidak jelas, termasuk di dalamnya perihal keteladanan.


Dan akhirnya, saya menemukan jawabannya, sebuah jawaban yang diberikan oleh ia yang ucapannya selalu mengandung hikmah dan pembelajaran.


“Yang sempurna dari kaum lelaki sangatlah banyak, tetapi yang sempurna dari kaum wanita hanyalah Maryam binti Imran, Asiyah binti muzahim, Khadijah binti khuwailid dan Fatimah binti Muhammad. Sedangkan keutamaan Aisyah atas seluruh wanita adalah seperti keutamaan tsarid (roti yang diremukkan dan direndam dalam kuah) atas segala makanan yang ada.” (HR Bukhari)


“Cukuplah wanita-wanita ini sebagai panutan kalian. Yaitu Maryam binti Imran, Khadijah binti khuwailid, Fatimah binti Muhammad dan Asiyah binti muzahim, istri fir’aun.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)


“Sebaik-baik wanita penduduk surga adalah Khadijah binti khuwailid, Fatimah binti Muhammad dan Asiyah istri fir’aun.” (HR Ahmad)


Tetapi, nama-nama tersebut hanya akan menjadi nama saja, jika kita tidak mengetahui kisah hidup, bara api semangat perjuangan serta pancaran cahaya keimanan yang bersemburat indah dari mereka.
Sudah sewajarnya, kita sebagai umat Islam, tahu tentang kisah mereka, para wanita terbaik dunia dan akhirat, terutama kaum hawa. Bacalah biografi mereka dan dapatkan hikmah terbaik dari mereka. Apa yang akan disampaikan di sini hanya sebagian kecil saja. Namun, mudah-mudahan memberikan hikmah bagi kita semua.


Asiyah Binti Muzahim
Sebuah keniscayaan, bagi mereka yang Allah muliakan di dunia dan akhirat untuk mengalami ujian yang berat untuk menentukan kadar kualitas mereka. Tentulah kita sudah familiar akan siksaan dahsyat yang dialami Asiyah binti Muzahim, sampai ia harus meregang nyawa di bawah salib dan terik panas matahari, setelah sebelumnya disiksa dengan siksaan yang berat. Sampai-sampai Allah membocorkan sedikit rahasia-Nya dengan menampakkan istana surga pada Asiyah. Benar-benar sebuah pembelajaran iman bagi kita. Inilah konsekuensi terberat dari makna keimanan.


“Dan Allah membuat istri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mudalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.” (QS. Attahrim: 11)


Dari Asiyah pula kita belajar akan fitrah indah dari seorang wanita, ketika Allah menganugerahkan kasih sayang kepadanya saat Musa kecil dihanyutkan d sungai Nil. Refleks saja baginya untuk meminta kepada firaun untuk mengasuh Musa kecil. Dan Fir’aun pun, seperti kebanyakan laki-laki lainnya, kadang tak kuasa jika berhadapan dengan keinginan wanita. Fitrah yang sering kita lihat, dari ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, serta kaum wanita lainnya, mudah sekali bagi mereka untuk menampakkan kasih sayangnya, terutama pada anak kecil. Lihat betapa luwesnya mereka. Bandingkan dengan kaum ayah yang untuk menggendong saja banyak yang kaku.


“Dan berkatalah istri Fir’aun: “(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak”, sedang mereka tiada menyadari.: (QS. Al-qoshos: 9)


Dari Asiyah pula kita belajar tentang arti kesabaran. Kita bisa membayangkan jika mempunyai pasangan seperti fir’aun dengan sifatnya yang congkak, bahkan mengaku sebagai Tuhan. Pastinya harus luar biasa sabar menghadapi orang seperti ini.


“Sesungguhnya Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Fir’aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-qoshos: 4)


Asiyah juga menggambarkan dengan jelas, jika keimanan sudah terpatri kuat dalam hati, lingkungan yang luar biasa penuh dengan nuansa kemusyrikan dan kekufuran tidak menggoyahkan keimanannya sedikit pun. Apalagi mereka yang mendapati dalam hidupnya nuansa penuh dengan keimanan, harus benar-benar bersyukur.


Dan mungkin, inilah bagian yang sedikit sulit untuk saya kemukakan, seperti yang telah saya sebutkan, Asiyah lebih memilih kematian daripada menggadaikan keimanannya. Bayangkan, pengorbanan yang telah ia lakukan, semua fasilitas terbaik sebagai seorang permaisuri, semua materi yang ada dan semua kenikmatan dunia terbaik yang telah menyatu dalam kehidupannya. Semuanya dia korbankan. Entah bisa kita bandingkan dengan wanita zaman sekarang atau tidak, katanya realistis padahal aslinya materialistis, menuntut berlebihan pada ayah atau suaminya. Kita benar-benar banyak mendapatkan hikmah dan pembelajaran dari kehidupanmu, wahai permaisuri Mesir yang dirahmati Allah.


Maryam Binti Imran
Dan inilah wanita kedua, seorang wanita yang namanya paling masyhur di dunia dan akhirat. Jika kita coba hitung, lebih dari 3/5 penduduk dunia saat ini, umat Islam dan nasrani, tahu namanya. Namanya begitu harum, sampai-sampai menjadi nama seorang wanita yang paling banyak disebut dalam Al-Qur’an, bersanding dengan nama ayahnya yang mulia pula. Dialah Maryam binti Imran, namanya terabadikan dalam Al-Qur’an surat ke-19, sedangkan nama ayahnya pada surat ke-3. Sebuah penghargaan yang luar biasa yang Allah berikan.


“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).” (QS. Al-Imran: 42)


Hikmah pertama yang bisa kita ambil adalah bagaimana ‘gen’ orang tua berpengaruh langsung kepada anaknya. Imran dan Hanna sebagai orang tua dari Maryam adalah orang yang terkenal akan kesalehan dan track record kebaikannya. Wajar jika kemudian Maryam menjadi sosok yang banyak diinginkan oleh kaumnya ketika ia dilahirkan. Bukankah hak pertama seorang anak adalah dilahirkan dari seorang wanita yang shalih??


“Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”.” (QS. Maryam: 28)


Kedua, lingkungan tumbuh kembang seorang Maryam kecil sangat kondusif. Kita semua tahu, Maryam akhirnya diasuh oleh nabi Zakariya setelah masyarakat luas berlomba untuk mengasuhnya. Maryam kemudian ditempatkan khusus di mihrab Baitul Maqdis. Sebuah lingkungan yang begitu bagus dan istimewa (di asuh oleh nabi) untuk menjadikannya seorang wanita yang super shalihah dan super dekat dengan Allah. Bahkan, disebutkan bahwa Maryam adalah sosok wanita yang tidak pernah meninggalkan qiyamulail dan memiliki waktu puasa yang khusus, yaitu 2 hari berpuasa dan 1 hari berbuka.


“Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama orang-orang yang ruku.” (QS. Al-Imran: 43)


Dalam buku 4 wanita terbaik dunia dan akhirat karya Ali Awudh Uwaidhoh disebutkan bahwa Maryam mengandung Nabi Isa AS pada usia 13 tahun. Ini menandakan kedewasaan yang terbentuk pada jiwa dan diri Maryam, sehingga Allah kemudian mengujinya dengan kehamilan tanpa ayah dan menjadikannya seorang ibu bagi nabi yang mulia.


“Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.” (QS. At-Tahrim: 12)


Tibalah bagi Maryam dan anaknya untuk hijrah ke negeri Mesir dikarenakan keamanan yang memburuk di negeri para nabi, 12 tahun lamanya dia menetap di Mesir, perjuangan membesarkan nabi Isa AS dilakukannya dengan penuh kesabaran, jangan dikira Maryam hanya santai-santai saja di sana, perjuangannya untuk memberikan makan anaknya dilakukan sendiri dengan menjadi buruh tani gandum, sekali lagi, semua ini dilakukan oleh seorang Maryam, wanita terbaik dunia akhirat. Coba kita bayangkan perjuangannya, perjalanan jauh dari Palestina ke Mesir, panas terik di ladang sambil membesarkan nabi Isa as. Dan, kita tahu bersama hasil didikan Maryam, seorang nabi yang terkenal karena kesantunan dan kasih sayangnya. Sampai akhir hayatnya, Maryam selalu setia mendampingi putranya dalam menyebarkan agama tauhid di masyarakat. Benar-benar menjadi teladan sejati wanita seantero dunia.


Khadijah Binti Khuwailid
Inilah sosok wanita yang tak kalah supernya, beliau merupakan istri al amin, Muhammad. Butuh keberanian yang tinggi untuk ‘nembak duluan’ bagi seorang wanita, Khadijah yang memang melihat keistimewaan dan budi pekerti yang luhur dari Muhammad, tentu tidak ingin kehilangan kesempatan untuk bersanding dengan sosok seperti Muhammad. Dan tentu saja, apa yang dilakukannya membutuhkan mental baja, terlebih dengan backgroundnya sebagai janda. Tapi apakah perbuatannya itu membuat dirinya menjadi hina? Tidak sama sekali.


Gambaran sosok Khadijah sebenarnya cukup simpel, Khadijah adalah teladan sejati para istri dalam rangka ketaatannya pada suami. Khadijah adalah wanita pertama yang mengakui kenabian suaminya, karena memang dia yang paling paham karakter dan sifat dari suaminya.


“Demi Allah, sesungguhnya Allah selamanya tidak akan pernah menghinakanmu. Demi Allah sungguh engkau telah menyambung tali silaturahim, jujur dalam berkata, membantu orang yang tidak bisa mandiri, engkau menolong orang miskin, memuliakan (menjamu) tamu, dan menolong orang-orang yang terkena musibah” (HR Al-Bukhari I/4 no 3 dan Muslim I/139 no 160)


Dan kita semua tahu bagaimana support terbaik diberikan Khadijah kepada baginda rasul, dengan konsekuensi yang tidak murah dan mudah. Hampir semua harta yang ia dan Nabi Muhammad miliki, digunakan untuk pergerakan dakwah Islam. Ia rela membersamai Rasulullah selama 3 tahun dalam embargo ekonomi dan sosial yang dilakukan kaum kafir Quraisy, coba sejenak kita bayangkan kondisi embargo yang membuat Bani Hasyim harus makan rumput kasar padang pasir. Dan Ia, tetap setia, sekali lagi, ia tetap setia kawan.


“Dia (Khadijah) beriman kepadaku di saat orang-orang mengingkari. Ia membenarkanku di saat orang mendustakan. Dan ia membantuku dengan hartanya ketika orang-orang tiada mau”. (HR. Ahmad)
Wajar jika baginda rasul sendiri tidak bisa menduakan Khadijah selama ia hidup, padahal Rasul mampu melakukan itu. Bahkan setelah Khadijah wafat pun butuh waktu lebih dari 1 tahun bagi baginda rasul sampai kemudian menikah lagi. Memang ada seorang laki-laki yang mampu menyakiti hati dan melupakan sosok seperti Khadijah? Penulis rasa tidak ada.


Aisyah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Belum pernah aku cemburu kepada istri-istri nabi lainnya kecuali kepada Khadijah, padahal aku belum pernah bertemu dengannya.” Ia melanjutkan setiap kali Rasulullah menyembelih seekor kambing beliau berkata ”Kirimlah daging ini kepada teman-teman Khadijah!” Pada suatu hari aku membuat beliau marah. Aku berkata:”Khadijah?” 

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata:”Sesungguhnya aku telah dianugerahi rasa cinta kepadanya.” (HR. Muslim)



Jangan tanya tentang kemandirian yang ada pada diri Khadijah. Dialah salah satu saudagar Mekah yang sukses, sebuah pelajaran penting bagi kaum hawa untuk menjadi pribadi yang mandiri dan profesional. Rumah tangga yang di bangun bersama Muhammad pun termasuk rumah tangga yang santun dan dewasa karena dalam keberjalanannya tidak pernah sekalipun mereka beradu kata-kata kasar, apalagi hujatan. Bahkan Khadijah tidak pernah ‘manyun’ di hadapan Muhammad, pun setelah ia diangkat menjadi Rasul. Khadijah benar-benar menjadi teladan sejati para istri.


Dan setiap apa yang dilakukannya mendapatkan balasan terbaik dari Rabbnya. Bersabda Rasulullah saw: “Wahai Khadijah, ini malaikat Jibril telah datang dan menyuruhku untuk menyampaikan salam dari Allah kepada-mu dan memberikan kabar gembira kepadamu dengan rumah yang terbuat dari kayu, tidak ada keributan dan rasa capai di dalamnya.” (HR Bukhari dan Muslim)


Fatimah Binti Muhammad
Dan inilah yang terakhir. Ia merupakan cahaya mata baginda rasul. Jika ingin tahu sifat, karakter, cara bicara bahkan cara berjalan rasul versi perempuan, maka ialah yang paling mirip dengannya. Ia adalah Fatimah binti Muhammad.


“Saya tidak melihat seorang pun yang cara berjalan, tingkah laku, pembicaraan, dan saat berdiri juga duduknya yang sangat mirip dengan Rasulullah selain Fatimah.” (HR Tirmidzi)


Dari ketiga nama sebelumnya, mungkin Fatimah adalah contoh terbaik bagi wanita yang menginjak masa dewasa. Fatimah kecil adalah saksi pembangkangan kafir Quraisy terhadap apa yang dibawa oleh ayahnya. Ialah yang kemudian membersihkan pakaian rasul, saat kotoran ditimpakan padanya. Ia pula yang kemudian dengan lantang berorasi di depan kaum kafir yang menyakiti baginda rasul. Sungguh wanita yang sangat pemberani. Setidaknya ‘kecerewetan’ seorang wanita di tempatkan proporsional olehnya.


Fatimah juga mendapatkan tempa ujian yang dahsyat. Dari kecil, dia membersamai orang tuanya dalam embargo, membuatnya kehilangan masa kecil yang seharusnya nyaman dan mengasyikkan. Saat usianya belasan, ia harus rela untuk ditinggalkan sang ibu dan saudari-saudarinya yang lain satu per satu. Bayangkan betapa beratnya ditinggal ibu dan saudari-saudari tercinta dalam kurun waktu yang tidak telalu lama. Namun, bukan Fatimah namanya jika tidak tegar menghadapi ujian. Bahkan kemudian ia yang mengurusi setiap kebutuhan dari ayahandanya. Benar-benar contoh bakti yang luar biasa, itulah sebabnya ia terkenal dengan sebutan Ummu Abiha (anak yang menjadi seperti ibu bagi ayahnya).


Dan tentu saja, tak lengkap jika membicarakan Fatimah, namun tidak membicarakan kisahnya bersama suaminya, Ali bin abi Thalib. Kisah cinta mereka berdua memang menjadi teladan bagi muda-mudi dalam mengontrol setiap apa yang berkecamuk dalam hatinya. Rasa yang ada di hati Fatimah, tersimpan sangat rapi. Kata cinta, terucapkan hanya ketika ia yang telah mengusik hatinya, Ali bin Abi Thalib, telah menjadi penyempurna separuh agamanya. Hal yang sangat langka untuk kurun waktu sekarang.


Dari kehidupan Fatimah, kita juga mungkin banyak belajar tentang makna kesederhanaan dan penerimaan. Kita tentu paham dengan kehidupan keluarganya yang pas-pasan, menuntutnya untuk lebih banyak berkorban dan bekerja dengan tangannya sendiri. Kehidupan awal-awal rumah tangga untuk pasangan muda. Padahal dia adalah putri kesayangan Rasul, manusia termulia. Coba sedikit kita renungkan nasihat nabi sekaligus ayah kepada putri kesayangannya ini.


“Kalau Allah menghendaki wahai Fatimah, tentu lumpang itu akan menggilingkan gandum untukmu. Akan tetapi Allah menghendaki agar ditulis beberapa kebaikan untukmu, menghapuskan keburukan-keburukan serta hendak mengangkat derajatmu 

Wahai Fatimah, barangsiapa perempuan yang menumbukkan (gandum) untuk suami dan anak-anaknya, pasti Allah akan menuliskan untuknya setiap satu biji, satu kebaikan serta menghapuskan darinya setiap satu biji satu keburukan. Dan bahkan Allah akan mengangkat derajatnya.



Wahai Fatimah, barang siapa perempuan berkeringat manakala menumbuk (gandum) untuk suaminya. Tentu Allah akan menjadikan antara dia dan neraka tujuh khonadiq (lubang yang panjang).


Wahai Fatimah, manakala seorang perempuan mau meminyaki kemudian menyisir anak-anaknya serta memandikan mereka, maka Allah akan menuliskan pahala untuknya dari memberi makan seribu orang lapar dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.


Wahai Fatimah, bilamana seorang perempuan menghalangi (tidak mau membantu) hajat tetangganya, maka Allah akan menghalanginya minum dari telaga “Kautsar” kelak di hari Kiamat.


Wahai Fatimah, lebih utama dari itu adalah kerelaan suami terhadap istrinya. Kalau saja suamimu tidak rela terhadap engkau, maka aku tidak mau berdo’a untukmu. Apakah engkau belum mengerti wahai Fatimah, sesungguhnya kerelaan suami adalah perlambang kerelaan Allah sedang kemarahannya pertanda kemurkaan-Nya.


Wahai Fatimah, manakala seorang perempuan mengandung janin dalam perutnya, maka sesungguhnya malaikat-malaikat telah memohonkan ampun untuknya, dan Allah menuliskan untuknya setiap hari seribu kebaikan serta menghapuskan darinya seribu keburukan. Manakala dia menyambutnya dengan senyum, maka Allah akan menuliskan untuknya pahala para pejuang. Dan ketika dia telah melahirkan kandungannya, maka berarti dia ke luar dari dosanya bagaikan di hari dia lahir dari perut ibunya.


Wahai Fatimah, manakala seorang perempuan berbakti kepada suaminya dengan niat yang tulus murni, maka dia telah keluar dari dosa-dosanya bagaikan di hari ketika dia lahir dari perut ibunya, tidak akan keluar dari dunia dengan membawa dosa, serta dia dapati kuburnya sebagai taman di antara taman-taman surga. Bahkan dia hendak diberi pahala seribu orang haji dan seribu orang umrah dan seribu malaikat memohonkan ampun untuknya sampai hari kiamat. Dan barangsiapa orang perempuan berbakti kepada suaminya sehari semalam dengan hati lega dan penuh ikhlas serta niat lurus, pasti Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan kepadanya pakaian hijau (dari surga) kelak di hari Kiamat, serta menuliskan untuknya setiap sehelai rambut pada badannya seribu kebaikan, dan Allah akan memberinya (pahala) seratus haji dan umrah.


Wahai Fatimah, manakala seorang perempuan bermuka manis di depan suaminya, tentu Allah akan memandanginya dengan pandangan ‘rahmat’.


Wahai Fatimah, bilamana seorang perempuan menyelimuti suaminya dengan hati yang lega, maka ada Pemanggil dari langit memanggilnya “mohonlah agar diterima amalmu. Sesungguhnya Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu maupun yang belum lewat”.


Wahai Fatimah, setiap perempuan yang mau meminyaki rambut dan jenggot suaminya, mencukur kumis dan memotongi kukunya, maka Allah akan meminuminya dari ‘rahiqil makhtum dan sungai surga, memudahkannya ketika mengalami sakaratil maut, juga dia hendak mendapati kuburnya bagaikan taman dari pertamanan surga, serta Allah menulisnya bebas dari neraka serta lulus melewati shirat”
Namun, kita tentu bisa lihat, hasil dari apa yang ia lakukan, dari setiap ujian dan dari setiap pengorbanan yang dilakukannya. Allah mengangkat derajatnya dunia akhirat dan melahirkan dari rahimnya anak-anak yang menjadi penerus keturunan Rasulullah. Walaupun, hidupnya tidak lebih dari 30 tahun, namun inspirasi yang diberikan Fatimah sewajarnya terus hidup bagi wanita-wanita mukmin setelahnya. Termasuk generasi kita sekarang.


Demikian saudara-saudariku sedikit kisah wanita terbaik dunia akhirat. Dari kisah di atas, kita bisa mengambil banyak sekali persamaan yang ada pada mereka. Ujian yang mereka dapat tentu saja bukan ujian yang remeh remeh, tapi sebanding dengan julukan yang kemudian ada pada mereka, wanita terbaik dunia dan akhirat. Jadi, jangan khawatir bagi mereka yang mendapatkan ujian yang berat, barangkali Allah tengah mengupgrade diri kita, sehingga menjadi pribadi yang lebih berharga di sisi-Nya.


Mereka juga terkenal dengan wanita mutakamil atau wanita yang sempurna. Baik dari sisi lahiriah maupun ruhiyah. Mereka terkenal dengan sebutan jamilatul jamil (cantik dari yang tercantik), itu dari sisi lahir sedangkan dari sisi ruhiyah, mereka terkenal dengan sebutan albatul atau atthohiroh yang berarti suci.
Dari keempat nama tersebut, kita juga bisa melihat karakter atau sifat luar biasa yang seharusnya melekat pada seorang ibu. Asiyah dengan Musa, walau ia hanya anak angkatnya. Maryam dengan Isa. Khadijah dengan anak-anaknya yang cukup banyak, serta Fatimah dengan para pemuda penghulu surganya. Kasih sayang mereka, didikan dan teladan mereka pada anak-anaknya, itulah kunci keberhasilan pengasuhan mereka. Ibu memang sosok luar biasa, kita pasti sepakat dengan kalimat ini.


Dari kisah mereka, kaum wanita seharusnya bisa mengambil pelajaran, bahwa dalam Islam tidak membatasi potensi kebaikan dan kebermanfaatan yang mungkin dilakukan oleh seorang wanita. Apakah itu menjadi engineer, dokter, farmasist, scientist, guru, ahli gizi, plantologist, polwan, entrepreneur, penulis dan profesi lainnya. Namun, tentu saja, tidak boleh melupakan potensi kebaikan dan kebermanfaatan terbesar yang Allah berikan kepada kaum wanita, yaitu menjadi istri dan menjadi ibu. Istri yang taat kepada suaminya dan Ibu yang mengandung, melahirkan dan mendidik anaknya dengan didikan rabbani. Suatu hal yang seharusnya diingat oleh mereka yang ramai meneriakkan kesetaraan gender yang ternyata jauh dari nilai-nilai Islam.


Diambil dari
http://www.dakwatuna.com/2012/04/19504/teladan-wanita-sepanjang-masa/#ixzz1s7JlAcGm

Jumat, 13 April 2012

Tips Tips Berenang



Olahraga renang memang baik untuk perkembangan tubuh, kesehatan jantung dan paru-paru anak-anak. Dan saya yakin kalau kemampuan anak untuk berenang sejak usia dini banyak dipengaruhi faktor pemahaman orangtua akan pentingnya memperkenalkan olahraga renang dengan baik, benar, dan yang paling penting: aman!

Meskipun sampai saat ini mereka berenang masih menggunakan pelampung yang dipasang di lengan, tapi saya perhatikan bahwa mereka sudah tidak takut-takut lagi dan mulai dapat menggerakkan tangan dan kakinya untuk melaju di air.

Olahraga air yang satu ini memang baik untuk perkembangan tubuh serta kesehatan jantung dan paru-paru. Dan saya yakin kalau kemampuan anak untuk berenang sejak usia dini banyak dipengaruhi oleh faktor pemahaman orangtua akan pentingnya memperkenalkan olahraga renang dengan baik, benar, dan yang paling penting: aman!

Untuk memberi yang terbaik dalam hal memperkenalkan olahraga renang ini, bisa saja mendaftarkan anak-anak ke klub renang atau bisa juga mengajarkan secara pribadi. Ingin tahu lebih jauh mengenai perkenalan olahraga renang? Rubrik bz!Blogaraga kali ini akan membahas 4 langkah mudah untuk memperkenalkan dan mengajarkan olahraga renang pada anak yang bisa anda lakukan sendiri.
Berenang adalah suatu olahraga yang memberikan kebugaran yang baik sekali kepada kesehatan badan dan jasmani

• untuk meningkatkan stamina.
• untuk melatih otot-otot tubuh
• untuk melatih jantung dan paru-paru bekerja secara lebih efisien, yang mana memberikan sirkulasi oksigen keseluruh tubuh
• untuk melatih daya mengapung ketika latihan, dan juga untuk mengurangi ketegangan pada tubuh.

1. Manfaatkan pelampung
Usahakan untuk memasang pelampung pada lengan anak, selain sebagai langkah pengamanan agar anak tidak tenggelam, pelampung juga dapat memberikan semacam kepercayaan diri yang lebih pada anak untuk lebih berani menggerakkan tangan dan kakinya di dalam air sebagai sebuah langkah awal. Pelampung lengan berkualitas baik dapat diperoleh dengan mudah dan dengan harga yang terjangkau di berbagai toko mainan besar di kota Anda

2. Menuntun di dalam air
Setelah anak Anda mulai berani menggerakkan tangan dan kakinya di dalam air, langkah berikutnya adalah mulai mencoba menuntunnya agar bisa melaju. Caranya: peganglah anak Anda dengan satu tangan pada perutnya, buatlah agar posisi badannya horizontal di permukaan air, kemudian mintalah ia untuk menggerakkan kakinya agar ia merasakan tubuhnya mulai melaju di dalam air. Tangan Anda yang menahan tubuhnya agar tetap horizontal hanya berfungsi sebagai 'penuntun' agar ia lebih mudah merasakan bahwa gerakan kakinyalah yang membuatnya melaju.

3. Buatlah anak Anda merasa nyaman
Langkah penting lainnya yang perlu juga Anda perhatikan adalah kemampuan Anda untuk menanamkan perasaan nyaman pada anak selama ia berada di dalam air. Tunjukkan dan berikan semangat kepadanya bahwa berenang atau bermain di dalam air adalah permainan baru yang sangat menyenangkan.

4. Kejar teman atau ayah dan ibu!
Apabila anak Anda mulai merasa semakin nyaman bermain dan menggerakkan tangan serta kakinya di dalam air, Anda bisa mendorong keberaniannya untuk melaju di dalam air tanpa bantuan. Caranya: lepaskan anak Anda dan berdirilah menjauh darinya kurang lebih satu meter, mintalah anak Anda untuk mengejar Anda, secara refleks dia akan menggerakkan tangan dan kakinya agar bisa melaju di dalam air untuk sampai ke pelukan Anda. Lakukan terus cara ini dalam tiap kesempatan berenang dengannya, dan secara perlahan perpanjang juga jarak berdiri Anda dengan anak Anda agar kemampuannya semakin berkembang.

Meskipun berenang merupakan olahraga atau permainan yang menyenangkan bagi anak, tentunya sebagai orang tua Atau pemandu Renang ada beberapa hal penting yang perlu juga anda perhatikan dengan cermat selama anda berada bersamanya di dalam kolam renang:

• Tak perlu terburu-buru, lakukanlah 4 langkah diatas secara bertahap, yang paling penting adalah tujuan anda untuk memperkenalkan anak pada olahraga renang bisa tercapai.
• Jangan berdiri terlalu jauh dari anak, pastikan agar anak dapat selalu melihat anda berada didekatnya, sehingga ia merasa lebih aman dan lebih berani bermain di dalam air.
• Pastikan juga bahwa pelampung di lengannya terpasang dengan baik pada posisi ideal, karena gerakan tangannya di dalam air kadang dapat membuat posisi pelampung terlampau naik atau terlampau turun.
• Berenang pada anak balita lebih merupakan sebuah permainan daripada sebuah olahraga, oleh karena itu jangan malu untuk membawa juga bola karet/plastik, rubber duck, ataupun mainan lainnya yang bisa dipakai air agar ia lebih tertarik untuk bermain didalam air.

Perlu juga diingat bahwa 4 langkah di atas sebaiknya dilakukan pada kolam renang dengan kedalaman minimal satu meter. Jangan kuatir anak Anda akan tenggelam karena pelampung akan memberikan pengamanan tambahan untuknya. Namun bila anak Anda berkeinginan untuk bermain di kolam anak-anak (yang biasanya berkedalaman setengah meter), lepaskan pelampung lengannya, dan selalu awasi anak Anda dengan seksama.

Dasar-dasar gaya renang ada 4 gaya

Gaya dada
Perenang meletakkan kaki dan tangan didalam air. kedua tangan digerakkan bersama-sama dengan gerakan melingkar, dan merentang keluar kedepan perenang kemudian diteruskan ke-air dan kembali ke bawah dagu. Dan pada waktu yang sama, perenang itu menendang dengan kaki mereka seperti kodok.

Gaya bebas
Gaya bebas adalah gaya yang paling cepat. Didalam gaya bebas, satu tangan melewati kepala perenang itu dan yang lainnya mendorong melalui air. Pada waktu bersamaan, kaki perenang bergerak keatas dan kebawah dengan cepat

Gaya punggung
Perenang harus tetap berada pada posisi membelakangi air setiap saat, kecuali ketika memutar. kaki bertindak seperti gaya bebas. Tangan bergerak satu persatu secara beraturan dengan gerakan melingkar melewati kepala perenang tersebut dan kemudian diteruskan keair.

Gaya kupu-kupu
Gaya kupu-kupu adalah gaya yang paling susah dikuasai. Perenang mengayunkan tangannya melewati atas air dan kemudian tarik kebawah melalui air. Pada waktu bersamaan, perenang tersebut perlu menggerakkan kaki mereka seperti tendangan lumba-lumba, menyamai kedua kaki untuk bergerak naik dan turun bersama-sama.

Diambil dari

Jumat, 30 Maret 2012

Motivasi untuk Pria Pejuang Cinta





Tulisan ini aku peruntukan bagi pria yang menyukai seorang wanita tapi tidak berani mengutarakannya. Bagi pria yang merasa minder dengan wanita pujaannya. Terutama bagi pria yang takut ditolak cintanya. Tulisan ini aku peruntukkan bagi pria yang sudah memiliki keyakinan yang kuat bahwa wanita dicintainya adalah jodohnya tetapi dia tidak memiliki keberanian untuk menyatakannya.

Tulisan ini adalah hasil pengalaman pribadi, wawancara, uji coba, dan pengamatan penulis selama bertahun-tahun.

Dalam masalah mencari jodoh, kita jangan menyerahkan sepenuhnya pada Allah tanpa mau berusaha. Ingat bahwa pertolongan Allah hanya akan datang ketika kita sudah berusaha dengan maksimal. Urutannya kan jelas:Doa, Ikhtiar (berusaha), sabar, lalu tawakal. Itu yang aku yakini. Begitu juga dalam masalah jodoh. Kita berdoa, kita berusaha mencari jodoh kita, kita berusaha mengomunikasikan perasaan kita, kita sabar dalam proses yang sedang dilakukan, lalu kita tawakal pada Allah terhadap hasilnya.

Inti tulisan saya ini adalah: pertama, bagaimana memotivasi seorang pria yang belum ada keberanian menyatakan cinta, jadi berani menyatakan cinta. Kedua adalah dia harus memiliki kesiapan mental ketika dia ditolak. Bahwa ditolak bukan berarti peluang dia mendapatkan wanita pujaannya itu sudah tertutup. Banyak sekali teman saya, saudara saya membuktikan bahwa ketika seorang pria ditolak, tetapi dia tidak mundur, tetapi terus menjalin hubungan dengan wanita pujaannya, lalu dia menembak lagi, ditolak lagi, tetapi dengan ditolaknya itu tidak membuat dia berhenti menunjukkan rasa sayangnya dan cintanya, hampir semua teman-teman dan saudara-saudara saya tadi mendapatkan wanita pujaannya. Dari semua kejadian tersebut saya menyimpulkan bahwa ketika seorang pria serius menunjukan secara istiqamah rasa cintanya, maka dia punya peluang sangat besar mendapatkan hati wanita pujaan hatinya.

Ketika seorang pria merasa cocok dengan seorang wanita, Pria tersebut  merasa wanita tertentu cocok untuk dijadikan istrinya, lalu si pria sholat istiharoh. Setelah melakukan sholat itu bertambah yakin dia dengan wanita tersebut. Maka yang harus dia lakukan selanjutnya adalah mengkomunikasikan rasa cintanya itu pada wanita tersebut.

Ketika misalnya seorang pria ditolak, ada pria yang langsung menyerah dan mencari wanita lain. Tetapi banyak pula pria yang terus berusaha. Dia terus malakukan pendekatan, terus memberikan perhatian, dan kebanyakan dari mereka, setahu saya berhasil mendapatkan wanita pujaannya. Salah satu contohnya: Saya lupa lagi namanya, anggaplah namanya mas budi. dia ngontrak kamar di rumah saya di Garut. Dia suka sama teman kakak saya. Dia lalu melakukan pendekatan kepada teman kakak saya dan akhirnya dia nyatakn perasaan. Sialnya, dia ditolak. Tetapi dia tidak patah semangat. Dalam hatinya dia yakin bahwa teman kakak saya itu adalah jodohnya. Lalu hampir tiap pekan dia kerumah teman kaka saya, anggaplah namanya putri.
Si putri ini selalu bersembunyi kalau budi datang. Dia suruh anggota keluarganya mengatakan dia keluar. Padahal dia sembunyi. Tetapi si budi ini tidak patah semangat. Dia terus mendatangi rumah si putri. Sampai berbulan-bulan.

Akhirnya si budi pasrah. Dia pindah kerja ke bandung. Tahu Tidak apa yang terjadi dengan si putri? Dia yang tadinya sebel, benci, ilfill sama si budi, tiba-tiba muncul rasa rindu. Muncul rasa kangen. Yang tadinya sering diperhatikan si budi berbulan-bulan, tiba-tiba hilang. Di lain tempat, si budi di bandung merasa kehilangan pujaan hatinya. Dia tidak betah kerja di bandung. Akhirnya dia kembali ke garut setelah sekitar 1 bulan di bandung.

Ketika dia coba menemui rumah si putri, si putri berubah sikapnya. dia menemui si budi. Satu bulan dari ketemuan itu, mereka memutuskan menikah.

Cerita diatas baru satu kasus yang aku temui, ada banyak sekali kasus lain yang serupa yang aku temui.
Jadilah laki2 yg brprinsip dan berkarakter. Jangan takut ditolak, Ditolaknya seorang pria oleh wanita pujaannya, ada dua kemungkinan menurut saya: pertama, mungkin dia bukan jodoh terbaiknya maka Allah ingin mempertemukn dengan yang lebih baik di mata-Nya. Kedua, mungkin dia jodohnya, tetapi Allah ingin menguji dia, atau si wanitanya ingin menguji si prianya, seberapa besar cintanya. kan ada tuh lagu yang berbunyi “…buktikanlah kau cinta padaku, buat aku tergila-gila padamu… kuingin tahu kesungguhanmu sebelum bilang I Love You..”

Kebanyakan cewe berpola pikir:
cewe akan lebih memilih cowo yang sudah terbukti mencintainya dari pada cowo yang dia cintai tapi cowo (yang dia cintai itu) kurang memberikan bukti dan keseriusan cintanya pada cewe tersebut.”
Sekuat-kuatnya seorang cewe menolak kamu, kalau kamu terus menerus menunjukan keseriusanmu dan pantang menyerah, dia akan menerimamu. Dia akan memulai mencintaimu juga.
Kalau kau suka sama cewe, kalau kau merasa yakin dia adalah jodohmu,
KAMU HARUS BERANI MENEMBAK DIA, UTARAKAN ISI HATIMU. PERCAYA DIRI SAJA.
DITOLAK ITU ADALAH KESUKSESAN YANG TERTUNDA.” Jangan patah hati. Terus buktikan ketulusan cinta dan sayangmu padanya dan tunjukan bahwa kau perhatian padanya. Terus buktikan padanya bahwa kamu serius mencintai dan menyayanginya. Lalu tembak lagi dia, tembak lagi dia, tembak lagi dia, sampai kau diterima.

Strategi menghadapi penolakan:

Kalau kau ditolak cewe:
  1. minta dia untuk jadi temanmu atau sahabatmu, ini supaya kau tetap punya akses sms atau telpon dia. Biar memudahkan kamu pendekatan. Kau berikan dia perhatian, tunjukan kalau kau sayang dan cinta dia. Berikan dia kejutan-kejutan yang membahagiakan dia tapi yang sederhana saja.
  2. Kamu lakukan pendekatan ulang berkedok persahabatan/ pertemanan itu selama sekitar sebulan, lalu kau utarakan lagi perasaanmu, kau tembak lagi dia.
  3. dilolak lagi? Ya ampun….. kembali ke poin ke-1, terus kau pendekatan lagi, lalu sekitar sebulan. Lalu kau tembak lagi dia. Ditolak ulang? Tetap semangat, kemnali ke poin 1, lalu kau tembak lagi dia. Lakukan sampai kau diterima.
  4. bagaimana kalau dia menjauhimu? Kamu harus terus berusaha mendekati dia. Cari cara mendekati dia. Terus berpikir cari cara mnedekati dia. Kirim sms, telpon, kirim surat, dll. Terus berjuang. Terus buktikan kalau kamu serius ma dia. Kalau kau sayang ma dia. Kalau kau perhatian ma dia.

Tapi ingat: JANGAN KETERLALUAN, PILIHLAH HAL-HAL YANG SEDERHANA SAJA KETIKA PENDEKATAN. PILIH HAL-HAL YANG SIMPEL AJA. YANG PENTING KAMU MELAKUKAN ITU DENGAN TULUS. HANYA INGIN MEMBUATNYA BAHAGIA DAN SENANG. BERIKAN HAL-HAL YANG BISA MEMBUATNYA SENANG DAN MEMBAHAGIAKANNYA.

WANITA ADALAH MAKHLUK YANG SERING  banyak MENGGUNAKAN PERASAAN KETIKA MEMUTUSKAN SESUATU. Hal ini membuat mereka tidak tegaan. Kalau ada pria yang tulus mencintainya. Terus-terusan menembak dia tapi selalu dia tolak. Lama-kelamaan wanita tidak tegaan dan akhirnya memulai untuk menerima pria tersebut dan memulai mencoba mencintainya.

Kalau kamu cinta ma dia, jangan pendekatan sama dia saja. Coba kamu dekati sahabat-sahabatnya dan saudaranya. Karena dari sahabat-sahabatnya itulah kamu akan tahu apa-apa yang dia sukai, apa-apa saja yang bisa membuat dia bahagia. Apa-apa saja yang bisa membuatnya senang. Apa-apa saja yang dia ingin punya tetapi belum dia punya. Apa-apa saja yang dia benci, tipe cowo seperti apa yang dia suka, apa-apa saja hal yang harus jangan kamu lakukan. Kamu akan tahu juga hobi dia itu apa. Kebiasaan-kebiasaan dia, dan banyak hal lainnya.

Saya menyarankan Anda untuk mengetahui hal-hal seperti apa yang disuka, dibenci, dan lain-lain itu, bukan berarti dia harus kehilangan jatidiri Anda dengan melakukan segala yang disenangi si cewe dan tidak melakukan yang tidak disenangi si cewe. Informasi-informasi itu sangat dibutuhkan guna sebagai petunjuk bagi Anda dalam melakukan pendekatan. Saya akan beri contoh kasus nyata: ada seorang teman cewe, dia tidak suka sama cowo yang terlalu cemburuan, dan harus tahu segala sesuatu tentang keadaan dia sehari-hari. dia suka sama cowo yang berwawasan luas, dan suka melakukan backpacker. Ada beberapa cowo yang melakukan pendekatan sama dia, semuanya dia tolak. Lalu ada seorang cowo yang suka sama dia. Cowo itu tidak langsung nembak ini cewe, tapi coba mencari tahu tentang si cewe. Dia berteman dengan sahabat-sahabat si cewe. Dia kenali seperti apa lingkungan si cewe. Dari informasi2 itu, dia melakukan pendekatan yang tepat yang pas dihati si cewe dan hasilnya dia diterima.

INGAT: KALAU MASIH PENDEKATAN, JANGAN KELUARKAN GOMBALAN-GOMBALANMU.GOMBALAN ITU HANYA BOLEH KAMU BERIKAN PADANYA KALAU KAMU DAN DIA SUDAH JADIAN. KALAU KAMU GOMBAL PADA SAAT PENDEKATAN, KEBANYAKAN WANITA JUSTRU AKAN MENJAUHIMU. LEBIH BAIK UTARAKAN BERBICARALAH SETULUS-TULUSNYA, SEJUJUR-JUJURNYA.

INGAT: KEBANYAKAN WANITA MEMILIKI KEMAMPUAN MENDITEKSI KEBOHONGAN HANYA DENGAN MELIHAT GAYA TUBUH DAN MATA KETIKA KAMU BERBICARA. Kalau kamu mau bohong, lebih baik di telpon atau sms. Tapi jangan sering-sering. Sebisa mungkin dalam masa pendekatan, jangan berbohong. Tulus saja, jujur saja. Kalau kamu tulus dan jujur, itu akan memberikan nilai positif dirimu dihatinya.

Ketika kamu menembaknya, utarakan juga kalau kamu ingin mengenal dia lebih dalam sebelum kamu mengkhitbah/ melamarnya. Utarakan keseriusanmu untuk melanjutkan hubungan ini ke jenjang pernikahan. Hal ini penting, karena KEBANYAKAN WANITA LEBIH MEMILIH PRIA YANG PUNYA KOMITMEN SERIUS MELANJUTKAN ke jenjang  PERNIKAHAN daripada yang pria yang hanya ingin pacaran saja, tidak memiliki komitmen menuju pernikahan.

Menembak wanita berkali-kali akan ditafsirkan oleh wanita sebagai bentuk keseriusan si Pria padanya. Bisa juga di tafsirkan sebagai bukti bahwa pria tersebut mencintainya.
Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan, memiliki kebaikan dan keburukan. So, percaya diri saja. Sehebat-hebatnya cewe dimatamu, Aku yakin kau punya kelebihan dan kebaikan di banyak hal daripada dia. Ingat kamu adalah Pria.

PRIA ITU HARUS BERANI: Berani memulai, berani mengambil resiko, berani berpikir, berani bertanggungjawab, berani bermimpi, berani bertindak, berani mengutarakan isi hati, berani melamarnya, berani mengajaknya menikah. Apakah kamu Pria? Atau Pria jadi-jadian?

INGAT: KAMU ITU PRIA…. PRIA ITU HARUS BERANI MENYATAKAN CINTA, BERANI DITOLAK, DAN BERANI MENYATAKAN CINTA LAGI SAMPAI DITERIMA.

Di ambil dari :

Minggu, 11 Maret 2012

Apakah Anda Diizinkan Masuk Kantor Hari Ini?





Catatan Kepala: ”Fakta bahwa kita diizinkan masuk ke kantor merupakan sebuah anugerah tak ternilai. Sedangkan bagaimana kita menjalani aktivitas kerja merupakan gambaran rasa syukur kita atas anugerah itu.”
 
Bisakah Anda membayangkan bagaimana seandainya pagi ini satpam kantor menghentikan Anda didepan pintu kantor. Lalu mengatakan; “Maaf, Anda sudah tidak punya akses lagi ke kantor ini….” Pertanyaannya serem banget ya? Bergantung bagaimana Anda menilianya sih. Jika mau fokus pada seramnya, ya bikin seram. Tapi jika berfokus pada awareness alias kesadaran, maka bukan keseraman yang kita dapatkan. Melain rasa syukur tentang betapa besarnya anugerah bisa masuk kantor yang hari ini kita dapatkan. Bukankah tidak semua orang diizinkan masuk kedalam kantor Anda?  
 
Lega sekali rasanya bisa kembali memiliki akses ke blog saya www.dadangkadarusman.com. Selama lebih dari seminggu sebelumnya saya tidak bisa login.  Selama ini, saya sering merasa bahwa memang sudah seharusnya blog itu menerima saya kapan saja mau masuk kedalamnya. Namun ternyata, saya tidak bisa selamanya memiliki priviledge itu. Sebagai orang kantoran, kita juga sering merasa bahwa sudah selayaknya kantor tempat kita bekerja itu memberi kita akses kapan saja kita ingin memasukinya. Namun ternyata; kita tidak benar-benar memiliki keistimewaan itu. Sehingga boleh jadi, ada suatu hari dimana kita tidak lagi boleh memasukinya. Maka sepatutnya kita gunakan kesempatan itu sebaik-baiknya, untuk menunjukkan bahwa kita memang layak memperoleh kepercayaan itu selama mungkin. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar mengoptimalkan kesempatan itu, saya ajak memulainya dengan menerapkan 5 prinsip Natural Intelligence (NatIn™)berikut ini:  
 
1.      Menyadari jika kita ini seperti bertamu. Hanya dimasa-masa awal saja kita merasa betapa bernilainya pekerjaan kita. Bertahun-tahun kemudian, ego kita tumbuh lebih besar dari kesadaran kita atas diri sendiri. Apalagi ketika orang-orang menyebut kita sebagai karyawan senior. Wuih…, rasanya kita ini paling pantas dihargai dan disanjung. Maklum, karyawan senior. Apa lagi kalau kita sudah punya jabatan. Gua ini boss. Padahal, kita ini bukan pemilik kantor. Sebenarnya disana kita hanya bertamu. Sama seperti orang lain pada umumnya. Sebagai tamu, kita terikat kepada berbagai aturan dan kepatutan. Dan sebagai tamu, kita bisa dipersilakan pulang jika berperilaku tidak sesuai dengan tata krama atau ketentuan yang diterapkan oleh sang tuan rumah. Maka ketika sadar akan posisi sebagai tamu, kita bisa lebih mawas diri selama berada di kantor.    
 
2.      Memelihara rasa syukur Diluar sana, ada ribuan atau jutaan orang yang sangat menginginkan kesempatan seperti Anda. Boleh masuk ke kantor itu. Mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Dan mendapatkan penghasilan setiap bulan. Diawal-awal karir, rasa syukur itu seolah memenuhi udara yang kita hirup. Sehingga semua yang kita dapatkan dari kantor terasa sekali nikmatnya. Bertahun-tahun kemudian, kita merasa semuanya sudah terlalu biasa. Sudah menjadi hambar. Lalu keseharian kerja kita berubah menjadi sebuah rutinitas yang membosankan. Dulu, kita memasuki kantor dengan antusias. Sekarang kita melakukannya dengan perasaan terpaksa. Dulu, kita betah sekali setiap kali berada didalamnya. Sekarang, ingin cepat-cepat pulang saja. Jika itu yang Anda rasakan, Anda perlu memeriksa; apakah masih ada rasa syukur didalam dada Anda?. Jika rasa syukur itu terus terpelihara, niscaya kenikmatannya tetap terasa.
 
3.      Menyadarinya sebagai anugerah. Tidak semua orang boleh masuk ke kantor kita. Pagi ini, kita memasukinya tanpa ada yang bertanya; ‘siapa Anda?’. Maka fakta bahwa pagi ini kita boleh memasukinya adalah sebuah anugerah yang sangat besar. Sayangnya, anugerah itu sering tertutupi oleh ketidakpuasan kita tentang ini dan itu. Terhalang penghasilan. Bukan soal besar atau kecilnya. Tapi, sesuai atau tidaknya dengan yang kita harapkan. Terhalang beban kerja. Bukan soal berat atau ringannya. Tapi, tidak sepadan dengan imbalan. Terhalang orang perlakuan atasan. Kemacetan jalan. Kebijakan perusahaan. Suasana kerja yang buruk dan sikut-sikutan. Semuanya sangat menyebalkan. Karena perhatian kita terfokus kepada hal-hal yang membuai hati terasa gerah, maka kita tidak lagi menyadarinya pekerjaan itu sebagai sebuah anugerah. Selama menyadari anugerah itu, kita bisa berkerja dengan penuh gairah.
 
4.      Menjaga keindahan dan kenyamanannya. Kantor itu berada di kawasan elit. Gedung menjulang, dengan fasilitas kelas atas. Namun, ketika memasuki bagian dalamnya; tumpukan kardus berjejer disepanjang koridor. Kertas berserakan diatas meja kerja. Remah-remah sisa makanan berceceran diatas karpet. Setiap orang saling mengomentari tentang betapa berantakannya kubikal teman sebelahnya. Konsultan tata ruang kantor pun disewa. Lalu menentukan hanya 9 item benda yang boleh berada disetiap kubikal meja kerja. Semua orang kesal, hingga hasil kerja konsultan yang mahal itu pun menjadi tidak berharga. Apanya yang salah? Sikap mereka sendiri terhadap ruang kerjanya. Tidak seorang pun bisa menata meja kerja, selain orang yang setiap hari menggunakannya. Maka tidak masuk akal jika mengharapkan office boy yang melakukannya untuk kita. Karena kitalah yang paling bertanggungjawab untuk menjaga keindahan dan kenyamanannya.
 
5.      Menjaga hubungan dengan rekan kerjaSebagus apapun desain interior kantor Anda, tidak akan terasa nyaman jika hubungan dengan orang-orang didalamnya tidak bagus. Banyak orang yang tidak saling bertegur sapa, padahal berada di ruangan yang hanya dipisahkan oleh sekat tipis setinggi satu setengah meter saja. Padahal jika berhasil membangun hubungan baik dengan teman-teman, kita bisa menjalani semua tantangan dan kesulitan dalam pekerjaan dengan menyenangkan. Bila ada orang yang senantiasa bersedia menolong. Ada sahabat untuk saling berbagi. Ada kolega yang siap untuk mengulurkan bantuan. Perasaan tentram, pasti bersemayam didalam hati. Mengapa? Karena orang-orang yang mempunyai hubungan baik dengan kita selama dikantor, berperan seperti udara sejuk yang membuat hidup kita terasa nyaman dan melegakan. Namun, keadaan seperti itu hanya akan terwujud jika kita bersedia menjaga hubungan dengan mereka.
 
Bekerja bukanlah semata-mata mendapatkan nafkah. Bekerja juga adalah tentang menikmati hidup. Sebab pekerjaan yang dilalui dengan mengorbankan kenikmatan hidup akan sangat menyiksa. Bekerja juga adalah soal membangun persahabatan. Sebab bekerja dalam lingkungan yang tidak bersahabat sungguh membuat perasaan tertekan. Lebih dari itu, bekerja juga adalah manifestasi rasa syukur kita atas anugerah yang Tuhan berikan melalui sedemikian sempurnanya penciptaan diri kita. Malu kita, jika dengan kesempurnaan anugerah yang sudah Tuhan berikan ini; kita tidak menghasilkan kinerja yang layak dibanggakan. Maka melalui cara kita bekerja. Dan kualitas hasil kerja yang kita hasilkan. Kita menunjukkan kepada Sang Pencipta. Bahwa Dia, telah memberikan penciptaan yang sempurna kepada orang yang tepat.  Sehingga setiap kali hari berganti malam, kita boleh bergumam; “Tuhan, sudah kutunaikan tugasku hari ini dengan sebaik-baiknya. Kiranya Engkau berkenan memberikan anugerah yang lebih baik esok hari….”

Catatan Kaki:
Rasa syukur seseorang terhadap pekerjaannya terlihat sekali dari bagaimana caranya dia menjalani aktivitas kerjanya sehari-hari.

Diambil dari milis Wordsmartcenter
- Dadang Kadarusman -

Selasa, 06 Maret 2012

Memimpin Dengan Keteladanan




Catatan Kepala: ”Setiap pemimpin bisa memerintahkan bawahannya melakukan sesuatu. Namun kata-kata yang paling ampuh datang dari mereka yang mengucapkannya dengan perbuatan.”

Bayangkan jika suatu ketika Anda diminta oleh seseorang untuk bekerja dengan disiplin tinggi. Tapi orang itu sendiri tidak berdisiplin. Bayangkan juga ketika Anda diperintahkan untuk bekerja secara efektif dan efisien. Namun orang yang menyuruhnya terlihat santai-santai saja. Saya tidak perlu bertanya bagaimana perasaan Anda. Karena normalnya, tidak ada orang yang suka dengan tuntutan standar kerja tinggi dari orang-orang yang standar kinerja pribadinya sendiri rendah. Sekalipun demikian, saya tidak akan mengajak Anda untuk menggunjingkan orang lain. Saya lebih tertarik untuk mengajak Anda membayangkan  seandainya yang menuntut itu adalah kita. Namun, kita sendiri tidak melakukan apa yang kita tuntut kepada orang lain. Bisa dibayangkan betapa tidak berharganya kata-kata kita. Hal ini tidak hanya berlaku dalam kepemimpinan formal ketika kita berurusan dengan anak buah. Melainkan juga dalam aspek kehidupan lainnya. Karena apa yang kita lakukan suaranya lebih nyaring daripada apa yang kita katakan, bukan? Maka menuntut orang lain dengan standar tinggi itu sebaiknya didahului oleh kesungguhan kita untuk menerapkan standar tinggi kepada diri sendiri.

Orang-orang yang dipimpin oleh Leroy Jethro Gibbs mempunyai gaya dan keunikannya masing-masing. Secara individu, mereka adalah orang-orang dengan pride-nya masing-masing, memiliki ego tinggi, dan punya banyak perbedaan. Namun dalam urusan pekerjaan, mereka fokus dalam usaha penyelesaiannya. Mereka sering harus bekerja ekstra. Dan ketika disarankan untuk beristirahat, mereka berkata; ‘kami beristirahat jika pekerjaan telah selesai’. Bagaimana Gibbs bisa mempunyai team yang sedemikian berdedikasi? Jawabannya;”Gibbs, menjadikan dirinya sendiri sebagai orang pertama yang memberikan dedikasi pada tingkatan tertinggi.” Lalu orang-orang yang dipimpinnya melihat hal itu sehingga mereka menyesuaikan diri dengannnya. Orang-orang dengan kemampuan tinggi biasanya adalah mereka yang mempunyai kepribadian kuat. Efek sampingnya, mereka tidak mudah ‘menyatu’ dengan orang lain. Kadang keras kepala. Dan susah diatur. Seperti orang-orang di team Gibbs. Untuk orang-orang seperti itu, hanya ada satu jenis pemimpin yang cocok. Yaitu, pemimpin yang sanggup memimpin dengan keteladan pribadinya. Yang hanya bicara, pasti akan dilecehkan. Kenapa? Karena orang-orang itu punya standar pribadi yang tinggi. Yang hanya bisa diimbangi oleh keteladanan yang ditunjukkan oleh atasannya. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar memimpin dengan keteladanan, saya ajak memulainya dengan menerapkan 5 prinsip Natural Intelligence (NatIn™)berikut ini:  

1.      Terapkan standar pribadi yang tinggi. Alasan mengapa kita pantas menjadi seorang pemimpin adalah karena kita bisa diharapkan untuk menjadi pribadi terbaik dikelompok itu. Dan kita, tidak mungkin menjadi pribadi terbaik jika menerapkan standar pribadi yang rendah. Memang sih, lebih enak untuk menerapkan standar kerja rendah. Kerjaannya menjadi gampang. Bisa memiliki banyak waktu luang. “Bisa menikmati hidup,” jika Anda lebih suka menyebutnya demikian. Apalagi sekarang kita sudah menjadi ‘boss’. Keliru. Semakin tinggi posisi kita, justru semakin besar tuntutan untuk menjadi pribadi yang mumpuni. Sebagai seorang pemimpin, kita dilihat oleh orang-orang yang kita pimpin. Bagaimana mungkin mereka terdorong untuk melakukan yang terbaik jika kita sendiri tidak melakukannya? Kata-kata kita, tidak akan memiliki kekuatan sama sekali dihadapan mereka. Toh mereka juga tahu jika kita sendiri tidak seperti yang kita tuntut kepada mereka. Kalaupun mereka menurut, itu bukan karena rasa hormat. Melainkan karena terpaksa harus menuruti kata-kata atasannya. Hal itu juga termasuk etika kita kepada atasan. Jika kita tidak menunjukkan respek kepada atasan kita, bagaimana para bawahan bisa respek pada kita?  Walhasil, semua yang kita lakukan itulah yang akan ditiru oleh bawahan kita. Maka kita, perlu menerapkan standar yang tinggi untuk diri kita sendiri. Baik berkaitan dengan penyelesaian pekerjaan. Maupun sikap, perilaku dan juga etika kita.

2.      Standar pribadi hanya berlaku bagi diri sendiri. Kita sering tergoda untuk menyamaratakan semua orang. Sehingga kita mengira jika standar tinggi yang kita terapkan untuk diri sendiri akan cocok juga bagi orang lain. Maka kita menuntut orang-orang yang kita pimpin untuk menerapkan standar atau perilaku yang sama seperti kita. Padahal, setiap orang memiliki kapasitas dan dorongan dari dalam dirinya dengan kadar yang berbeda-beda. Meskipun kita atasannya, kita tidak berhak untuk memaksanya. Kita hanya bisa mengajak mereka untuk sama-sama melakukannya. Gibbs misalnya. Menyuruh anak buahnya pulang meskipun dia sendiri harus bekerja lembur. “Gue nggak mau lihat muke elo pade lebih dari jam 7 masih ada di kantor,” itu kalimat yang pernah saya katakan kepada teman saya. Padahal saya sendiri kadang harus pulang larut malam. Bukankah banyak bawahan yang sungkan pulang, kalau atasannya masih berada di kantor? Sabtu dan minggu kadang saya mendapatkan tugas dari boss. Selama mampu melakukannya, saya tidak pernah menelepon anggota team di hari libur. Karena saya tahu, bahwa mereka sudah memberikan kinerja baik dihari Senin sampai Jumat. Dan mereka berhak menikmati hari liburnya. Gibbs pun demikian. Hanya meminta anggota teamnya bekerja ekstra, jika dia sendiri benar-benar tidak lagi mampu mengatasinya. Namun, sebelum menelepon anak buahnya untuk pekerjaan ekstra itu; dia terlebih dahulu mengerahkan kemampuan dirinya sendiri. Kenapa? Karena standar pribadi, hanya berlaku bagi diri sendiri. Sedangkan kepada orang-orang yang kita pimpin, kita tidak bisa memaksanya. Kita, hanya bisa menunjukkan keteladanan kepada mereka.

3.      Orang-orang sulitpun respek pada keteladanan. Kita mengenal istilah ‘difficult people’. Artinya orang yang sulit diatur. Namun sejauh yang saya tahu, penyebab utama orang jadi sulit diatur adalah; lemahnya figur kepemimpinan. Orang-orang yang sulit diatur itu justru sangat respek kepada atasan atau pemimpinnya yang pantas diteladani. Mereka mungkin melecehkan pemimpin yang sekedar bicara atau tidak sanggup melakukan sesuatu yang bermakna bagi teamnya. Namun kepada pemimpin yang sanggup menunjukkan keteladanan; mereka tidak berani neko-neko. Semua orang di team Gibbs adalah orang-orang bandel yang sulit diatur. Namun dibawah kepemimpinannya? Kebandelan berubah menjadi keuletan dan kegigihan. Kenapa bisa begitu? Manusia mempunyai sifat dasar berupa respek terhadap orang-orang yang memiliki kemampuan dalam menjalankan tugasnya. Termasuk mereka yang ‘tampaknya’ tidak pandai menghargai orang lain sekalipun. Hati kecilnya menaruh hormat kepada seseorang yang bisa membuktikan kemampuannya. Maka sekalipun mereka tidak menyukai pribadi pemimpinnya, jika sang pemimpin menunjukkan dedikasi dan kinerja yang tinggi; mereka akan tergerak untuk menyelesaikan tugas-tugas pokoknya.

4.      Fokus kepada orang-orang yang mau berubah. Harus kita akui bahwa kemungkinan ada orang yang ‘ndablek’ yang tetap saja ndablek. Sudah dilakukan usaha apapun, tetap saja mereka mempersulit keadaan. Tidak peduli atasannya sudah berbuat baik. Sudah mencontohkan. Sudah menjadi teladan. Tapi mereka tidak bergeming. Orang-orang sulit kadang hanya sekedar ingin menunjukkan bahwa mereka tidak bisa diperintah.  Makanya, kepada mereka jangan sesekali memerintah. Juga tidak perlu meminta mereka bekerja ekstra. Cukup menuntut mereka menyelesaikan tugas pokok sesuai standard minimum yang digariskan oleh perusahaan saja. Selama tugas utama mereka selesai, maka selesai pula urusan Anda dengan mereka. Dengan begitu kita tidak terlalu banyak membuang waktu untuk mereka. Bagaimana jika tugas pokoknya tidak selesai? Tidak usah khawatir kalau anggota team Anda yang lain bisa menghasilkan kinerja bagus. Ini bukan soal menutupi kekurangan 1 atau 2 anggota team yang mbalelo. Melainkan menunjukkan bahwa mereka berkinerja buruk diantara orang-orang yang berkinerja baik. Sehingga makin buruk hasil kerja mereka, makin kontras kualitasnya dihadapan para anggota team lainnya yang berdedikasi tinggi. Maka alokasikanlah lebih banyak waktu dan perhatian bagi orang-orang yang bersikap dan berperilaku positif. Berlarilah bersama mereka yang memiliki gairah untuk membuat pencapain tinggi. Dan itu bisa kita mulai dengan cara berfokus kepada orang-orang yang mau berubah.

5.      Berada digaris perjuangan paling depan. Para raja zaman dahulu pada umumnya sakti-sakti. Nggak bisa jadi raja, kalau nggak sakti. Maka setiap pangeran dilatih ilmu perang sedari kecil. Diajari strategy sejak kanak-kanak. Sehingga kelak ketika beranjak dewasa, mereka bisa menjadi seperkasa ayahandanya. Pengganti raja yang lembek, rawan untuk dikalahkan. Baik oleh musuh dari luar. Maupun oleh orang sakti dari dalam. Meski konteks kepemimpinan zaman sekarang sudah berubah, namun ‘prinsip’ menjadi raja sakti itu tetap berlaku hingga saat ini. Kita hanya akan bisa menjadi pemimpin yang solid bagi team kita jika dan hanya jika kita memang mempunyai kemampuan yang memadai untuk memimpin mereka. Dan hal itu ditunjukkan oleh kesediaan kita untuk berada digaris paling depan arena kerja keras dan perjuangan mereka. Raja yang lemah tidak mungkin berani berada di medan perang. Pemimpin yang lembek tidak mungkin punya cukup rasa percaya diri untuk berjuang bersama anak buahnya di lapangan. Maka berada di garis perjuangan paling depan merupakan indikasi jika seseorang merupakan pemimpin yang layak diteladani. Tetapi, berada di garis terdepan tidak selalu harus dalam pengertian kehadiran fisik belaka. Kita tidak harus selalu ada secara fisik bersama mereka dalam mengerjakan tugas-tugas operasionalnya. Hal terpentingnya adalah; berada bersama mereka secara emosi, pola perilaku, dan penerapan nilai-nilai kedisiplinan profesionalitas yang kita tetapkan.

Mungkin kita masih suka mengira bahwa apa yang kita katakan itu akan menguap begitu saja. Tidak. Orang lain bahkan bisa mengingat kata-kata yang kita sendiri sudah lupa jika dulu pernah mengatakannya. Anda pun demikian. Masih ingat apa yang dikatakan oleh seseorang dimasa lalu. Jika sekarang Anda melihat perilaku orang itu bertolak belakang dengan kata-kata yang pernah diucapkannya, maka batin Anda  langsung membunyikan alarm; “dulu dia ngomong begini, sekarang dia berlaku begono…” Sekali saja kita melanggar kata-kata kita sendiri; maka kepercayaan bawahan kepada kita, langsung sirna pada saat itu juga. Maka salah satu bentuk tanggungjawab kita kepada orang-orang yang kita pimpin adalah; melakukannya. Guru kehidupan saya pernah mengingatkan bahwa; “Tuhan itu sungguh sangat marah kepada orang-orang yang mengatakan sesuatu yang tidak dilakukannya.” Eh, rupanya kalimat itu adalah firman Tuhan dalam kitab suci.  Maka ketika kita berusaha keras untuk menyelaraskan kata-kata yang kita tuntut kepada anak buah kita dengan perilaku kita sendiri, sesungguhnya kita tidak hanya sekedar sedang memberikan keteladanan. Lebih dari itu, kita sedang menjalankan perintah dalam firman Tuhan. Jika kita menyuruh anak buah kita berdisiplin dan berkinerja tinggi. Lalu kita mencontohkanya sendiri. Maka kita telah menjadi pribadi yang layak diteladani. Sekaligus mengamalkan tuntunan Ilahi.

Catatan Kaki:
Perilaku seorang pemimpin terdengar jauh lebih nyaring daripada kata-kata yang menyusun kalimat-kalimat berisi perintahnya.

Diambil dari milis Wordsmartcenter
- Dadang Kadarusman -